Kemarin, 11 Oktober 2013, saya mendengar sebuah cerita di radio Sonora FM 92.0 Jakarta. Berikut ini adalah ceritanya. Pada suatu hari, seorang ayah mengajak anaknya bercengkrama di tepi sungai. Sang ayah mengatakan kepada anaknya, “Nak, tahukah kamu apa hal paling berharga di dunia?” Sang anak menjawab, “Apa itu ayah?” “Air adalah hal paling berharga di dunia. Tanpa air, maka tidak ada kehidupan,” jawab sang ayah.

Ternyata pembicaraan ini didengarkan oleh seekor ikan kecil yang tinggal di sungai tersebut. Sang ikan penasaran mengenai air yang dibicarakan ayah dan anak tadi. Ia mencari tahu mengenai air dengan bertanya pada semua ikan dari hulu hingga ke hilir. Namun, tidak ada yang mengetahui apakah air itu. Suatu hari , ia bertemu dengan ikan yang sudah berusia 100 tahun, ia pun bertanya, “Kakek, apakah kakek tahu apa itu air? Aku dengar  air begitu berharga dan tanpa air maka tidak ada kehidupan.” “Tentu saja anakku, air merupakan sumber kehidupan. Air ada disekitarmu dan selalu mengelilingimu. Begitu banyaknya hingga kau tidak menyadarinya.”

Pelajaran yang bisa didapat dari cerita ini adalah tanpa kita sadari, kita dilimpahi begitu banyak berkat. Kita lupa untuk mensyukuri berkat yang diberikan kepada kita. Setiap hari kita bertemu dengan keluarga, teman, guru, bahkan orang yang tidak kita kenal . Mereka semua merupakan berkat yang diberikan kepada kita yang harus kita jaga dan kita perlakukan sebaik-baiknya.

Advertisements